Dengan proses merangkak yang penuh rintangan, wanita inspiratif ini meninggalkan posisi strategis di NGO asing untuk menjadi Motivator. Di negeri ini sudah berjubel motivator tenar, bedanya Ainy mempunyai perhatian sebagai motivator kaum marginal kaum yang sering terabaikan.

Wanita inspiratif ini menjelaskan, “Saya melihat kaum marginal sebagai orang yang perlu kita bantu, kita beri kepercayaan dan kita beri akses. Saya percaya bahwa sebagai manusia, setiap diri kita ingin untuk selalu menjadi pribadi yang lebih baik. Tidak peduli kaya dan miskin. Bedanya, orang miskin atau kaum marginal, mereka sulit mendapatkan akses apalagi kepercayaan.

Baca juga : Dunia Kerja – Jangan Berprasangka, Kenali Tanda Orang yang Merasa Dirinya Paling Benar


Disinilah setiap diri kita dibutuhkan, yaitu memberi mereka akses dan kepercayaan. Karena setiap manusia selalu ingin menjadi pribadi yang lebih baik. Ketika dirinya diberi akses dan kepercayaan, disitulah ia tumbuh menjadi pribadi yang luar biasa dan bermanfaat untuk banyak orang.”

Setiap kali memotivasi mereka, hati Ainy tersemangati. “Apalagi melihat wajah mereka yang bangkit dan penuh percaya diri. Hati saya bahagia luar biasa. Setiap kali bisa berbagi dengan kaum marginal, hati dan pikiran saya bahagia luar biasa. Dan semakin penuh syukur karena diberi kesempatan oleh Allah untuk membantu mereka.


Bagi saya inilah kenikmatan yang sebenarnya. Karena setiap kebaikan yang kita lakukan, sebenarnya kebaikan itu untuk diri kita sendiri.”

Please follow and like us:
Follow by Email
Twitter
Visit Us
YouTube
Instagram